welcome to the new problem:)


Tuesday, June 25, 2013



dan ketika kami memutuskan untuk saling mengerti, kami biarkan kedua hati kami bicara tentang impian impian kami, hasrat juga kerinduan. Kemudian kami menjadi takjub, karena kami ternyata beda sekaligus serasi. Maka kami pun berjanji untuk menyatukan kedua hati kami dalam satu bahtera. Agar segala impian dapat kami wujudkan berdua. Karena perbedaan bukanlah kendala, segala kami masih memakai bahasa yang sama dan bahasa itu adalah cinta.
daud perwira yudha duet dengan kahlil gibran